Artikel Terhangat :
Home » » Ibu, Kekuatan di Balik Kelemahan

Ibu, Kekuatan di Balik Kelemahan

Written By Lembaga Bimbingan Sohibul Qur'an on 21/12/11 | 2:45:00 PM

Hari ini adalah hari ibu, diperingati setiap tanggal 22 Desember. Bagi kita yang beragama Islam, ibu bukan sebagai perempuan biasa yang tidak istimewa. Tapi peran dan sosoknya begitu penting bagi kehidupan kita ini.

Begitu urgensinya peran seorang ibu, sampai-sampai Rasulullah saw menempatkan tingkatan tertinggi bagi kebaikan seorang anak ada pada diri ibunya. Baru kemudian peran ayah. Begitu mulianya perannya. Sebagai seorang perempuan, ibu tidak lepas dari segala kekurangan dan kelebihan. Namun bagi hidup ini keberadaan seorang ibu tak ubahnya wujud kelemahan yang dibalut kekuatan dan kepahlawanan.


Betapa banyak generasi terbaik lahir dari rahim seorang ibu yang lemah. Dan ternyata di sanalah rahasia kekuatan dan prestasi setiap laki-laki berawal.

Sosok Ibu Bagi Anak-anaknya:

Bagi anak-anaknya, ibu memiliki peran vital dalam kehidupan rumah tangga. Tanpa seorang ibu yang baik, anak-anak akan tumbuh besar menjadi liar. Pendidikan sekolah dan luar tidak berpengaruh banyak jika sentuhan lembut seorang ibu tidak ada.

Saat calon ibu mengandung, sentuhan lembutnya akan membawa seorang bayi ke alam kelembutan di tengah alam kekerasan yang ganas. Lalu, mana mungkin seorang anak akan menjadi kuat apabila tidak ada 'kekuatan' sentuhan lembut ibundanya.

Ibu adalah makhluk kuat yang melahirkan anak-anak. Sementara bapak tidak bisa. Meski tugas dan ruang geraknya terbatas, tapi seorang ibu bisa menggetarkan dunia dengan sentuhan, ucapan dan arahannya. Karenanya tarbiyyah terbaik dalam hidup ini bagi seorang anak adalah di rumahnya sebagaimana yang disinyalir baginda Rasulullah Saw. Apabila 'sekolah' rumahnya baik maka akan baik pula perkembangannya. Sebaliknya, apabila buruk 'sekolah' rumahnya maka akan buruk pula hasilnya.

Sosok ibu sebagai pendamping suami:

Peran seorang istri tidak bisa lepas dari kesuksesan pekerjaan seorang suami. Banyak para suami yang berhasil karena dorongan seorang istri. Dan betapa banyak seorang istri menjadi berkembang karena support dan restu dari suaminya. Demikian pula seorang suami sulit untuk bisa normal menjalani kehidupan ini tanpa kehadiran seorang istri yang shalihah berbakti kepada Tuhan, dirinya, keluarga dan kehidupan ini. Sulit rasanya seorang ayah mendidik anak-anaknya ketika berstatus sebagai 'single parent' (duda beranak). Karena ketiadaan kelembutan itu.

Fenomena Ibu Masa Kini

Fenomena ibu-ibu masa kini begitu mengkhawatirkan. Banyak sekali kita saksikan di media-media ada seorang ibu stress lantaran ketidakmampuannya mengurus rumah-tangganya dengan anak-anak yang tidak diarahkan kepada kebaikan. Para ibu sibuk mengumbar isu dan rumor tentang kekurangan suaminya sehingga menjadi dampak buruk bagi persepsi anak.

Tidak sedikit ibu-ibu yang putus asa dalam menghadapi keribetan mengurus anak kemudian anaknya -nauzubillah- dibunuh, disiksa dan hancurlah sendi-sendi kehidupan rumah tangga. Tidak jarang pula perceraian terjadi akibat 'tulang rusuk' ibu patah karena sulit untuk diluruskan dengan perlahan-lahan disebabkan tarbiyyah dirinya yang sangat minim serta arus budaya hedonisme menyerang secara bertubi-tubi. 

Ingat...! Luruskan 'kebengkokan' wanita dengan nasehat dan wasiat yang baik.

Berilah nasehat kepada wanita dengan nasehat yang baik. Begitu kata Rasulullah Saw. Wanita memang diciptakan dari tulang rusuk laki-laki. Ia akan tetap bengkok selamanya. Dan cara meluruskannya adalah dengan nasehat yang baik-baik. Banyak para lelaki meluruskannya dengan kekerasan sehingga patahlah ia yang menyebabkan terjadinya perceraian. Itulah kehancuran masa depan. Kalau sudah begitu berubahlah rumah yang seharusnya sebagai surga malah menjadi neraka....Nauzubillah min zalik.

Akhirnya saya ucapkan selamat hari ibu, bagi Anda yang berstatus ibu bagi anak-anaknya. Dan selamat bagi Anda yang masih memiliki ibunda tercinta.

Wallahu A'lam
Share this article :

1 komentar:

  1. ibu kita patut kita junjung tinggi dan kita hormati karena kehebatannya

    BalasHapus

Silahkan kommentar anda, jangan sungkan-sungkan

Online Now

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. صاحب القرآن - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger